Senin, 23 September 2013

IKAN MAS (Cyprinus carpio)

Gambar. Mas (Cyprinus carpio)
(sumber : http://pepesummi.com)

1. Deskripsi Mas
Ikan mas (Cyprinus carpio) termasuk jenis ikan konsumsi air tawar. Ikan mas memiliki badan berbentuk memanjang dan sedikit pipih ke samping (Compresed) dan mulutnya terletak di ujung tengah (terminal) dan dapat disembulkan (protaktil), memiliki dua pasang sungut serta warna badan yang sangat beragam. Di Indonesia sendiri, ikan mas memiliki beberapa nama sebutan yakni kancra, tikeu, tombro, raja, rayo, ameh atau nama lain sesuai dengan daerah penyebarannya.
Secara umum hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi oleh sisik kecuali pada beberapa bagian tertentu yang hanya memiliki sedikit sisik. Sisik ikan mas berukuran besar dan digolongkan ke dalam sisik tipe sikloid (lingkaran).
2. Klasifikasi Ikan Mas
Klasifikasi ikan Mas adalah sebagai berikut:
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Sub- Filum : Vertebrata
Kelas : Osteichthyes
Ordo : Cypriniformes
Famili : Cyprinidae
Genus : Cyprinus
Spesies : Cyprinus carpio
3. Perbedaan Ikan Mas Jantan dan
Betina
Perbedaan antara nila jantan dan betina yaitu:
a.Ikan mas betina memiliki perut besar, buncit & lembek. Sedangkan jantan tampak ramping
b.Jika perut distriping mengeluarkan cairan berwarna kuning untuk betina dan cairan warna putih (sperma) pada jantan.
c.Ikan betina gerakannya lambat sedangkan ikan jantan lincah dan gesit.
4. Jenis-Jenis Ikan Mas di Indonesia
Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau strain. Adapun ciri-ciri dari beberapa strain ikan mas adalah sebagai berikut :
Mas Punten
Ras mas punten dikembangkan pertama kali di Desa Punten, Malang, Jawa Timur pada tahun 1933. Ikan mas ini memiliki tubuh yang relatif pendek, tetapi bagian punggungnya lebar dan tinggi. Bentuk badan ikan mas punten membulat pendek. Kemudian warna sisik hijau gelap, mata agak menonjol, gerakan tubuhnya lambat, dan bersifat jinak.
Mas Sinyonya
Mas Sinyonya memiliki bentuk tubuh yang memanjang dan punggungnya lebih rendah dibandingkan dengan ikan mas  punten. Sisiknya berwarna kuning muda seperti warna kulit jeruk sitrus. Mata ikan yang masih muda agak menonjol, kemudian berubah menjadi sipit ketika ikan sudah mulai tua. Sifat ikan mas sinyonya lebih  jinak dibandingkan dengan ikan ras punten. Ikan mas sinyonya memiliki kebiasaan berkumpul di permukaan
air. Fekunditas atau jumlah telur ikan mas sinyonya 85.000-125.000 dan diameternya 0,3-1,5 mm. Induk ikan mas sinyonya jantan akan matang kelamin pertama pada umur 8 bulan, sedangkan yang betina pada umur 18 bulan.
Mas Taiwan
Ikan mas taiwan memiliki bentuk badan yang memanjang dan bentuk punggung seperti  busur agak membulat. Sisiknya berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan yang terletak di tepi sirip dubur dan di bawah sirip ekor. Ikan ini sangat responsif terhadap makanan sehingga akan saling berebut ketika diberi pakan.
Mas Merah
Ciri khas dari ikan mas merah adalah sisiknya yang berwarna merah keemasan. Gerakannya aktif, tidak jinak dan paling suka mengaduk-aduk  dasar kolam. Bentuk badannya relative memanjang. Dibandingkan dengan ras sinyonya, posisi punggungnya relative lebih rendah dan tidak lancip serta matanya agak menonjol.
Mas Majalaya
Ikan mas Majalaya berkembang pertama kali di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ukuran badannya relative pendek dan punggungnya lebih membungkuk dan lancip dibandingkan dengan ras ikan mas lainnya. Sisiknya berwarna hijau keabuan dan bagian tepinya berwarna lebih gelap, kecuali di bagian bawah insang dan di bagian bawah sirip ekor berwarna kekuningan. Keunggulan mas majalaya diantaranya adalah laju pertumbuhannya relatif cepat, tahan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, rasanya lezat dan gurih, dan tersebar luas di Indonesia. Fekunditas mas majalaya yakni
84.000-110.000 butir per kilogram induk.